Jumaat, Disember 19, 2008

Tekanan Darah Tinggi (HIPERTENSI)

Fakta : Tinjauan Nasional & Morbiditi Malaysia (1996) - Sun, Selasa Mac 6hb

2001
- 33% orang dewasa
- 2.6 juta berumur 30 thn
- 90% boleh dikawal dgn diet, makanan tambahan, mengubah gaya hidup

Sebab :
- 85 - 90% faktor keturunan
- 40% faktor ahli keluarga terdekat
- 23% garam berlebihan

BAGAIMANA TEKANAN DARAH TINGGI DITAKRIFKAN

KATEGORI SISTOLOK/DIASTOLIK PENGESYORAN

Normal Kurang dpd. 130/85 Periksa semula dlm masa 2 thn

Normal Tinggi
130-139 / 85-89 Periksa semula dlm masa 1 thn; ubah gaya hidup

Hipertensi Peringkat 1
140-159 / 90-99 Sahkan dlm 2 bln; ubah gaya hidup

Peringkat 2
160-179 / 100-109 Penilaian Perubahan; mulakan rawatan dlm masa sebulan

Peringkat 3
180-209 / 110-119 Penilaian Perubahan; mulakan rawatan dlm masa seminggu

Peringkat 4
210 / 120 dan lebih Penilaian perubatan dan rawatan segera

GEJALA-GEJALA YG BIASA

1. Mengalami pitam
2. Penglihatan kabur
3. Berasa Teganag tanpa sebarang sebab (stress)
4. Muka menjadi kemerahan
5. Hidung berdarah secara spontan
6. Sakit Kepala waktu pagi
7. Telinga Berdegung / berdesing
8. Perasaan gundah tanpa sebarang sebab @ emosi tak stabil
9. Gayat tanpa sebab

TANDA AMARAN KRONIK

Serangan Iskemia Sementara (TIA):

1. "Strok kecil" yg datang sekejap shj dan buat sementara waktu mengurangkan bekalan darah ke bahagian otak.
2. Dalam masa 5 thn, 35% akan mengalami strok sebenar.
3. Sebab: Gumpalan kecil ke saluran arteri - separuh tersumbat - bekalan ke otak tidak mencukupi.
4. Kawal tekanan darah; 130-139 / 85-89 meningkatkan risiko strok 50%.
5. Gejala; lemah badan, rasa berdenyut, kebas tangan / kaki - sebelah / kedua belah, masalah percakapan / penglihatan, 6. kebingungan, vertigo, tidak seimbang, koodinasi kurang baik.

JENIS STROK ASAS

1. 'Strok trombik' (serangan jantung ke otak)
-Saluran darah yg membekalkan darah ke otak menjadi sempit disebabkan oleh penimbunan plak berlemak (darah bergumpal di dalam saluran darah)
-Simptom; badan lemah, lumpuh, pertuturan tergangu, koma berpanjangan. 'Strok Berdarah'
-Pendarahan di otak akibat kepecahan anerisme
-(Tiub lemah - membonjol keluar - udara ditingkatkan - mengelembung - pecah)
-Simptom; darah tinggi, punca ke 3 kematian adalah strok selepas penyakit jantung dan kanser.

AMALAN DIET

1. Elakkan garam - kreatifkan dgn menukar herba / rempah ratus.
2. Jangan makan daging proses: Hot Dog, burger, bebola daging...
3. Jangan makan sayur dalam tin.
4. Elak makanan bergoreng, kuli ayam, lemak daging, makanan segera.
5. Hadkan Kafein: kopi, rokok...
6. Jauhi bahan pengawet, pewarna, perasa.
7. Awas lemak tersembunyi: santan dlm kari, nasi lemak, rot canai...

MAKANAN UNTUK DARAH TINGGI

1. Buah-buahan, sayuran, susu rendah lemak.
2. Diet kurang daging merah, ayam tiada kulit...
3. Kekacang, soya, dal dan dll...
4. Makanan tinggi kalium; kacang soya, ikan, ubi kentang, pisang
5. Kunyah daun saderi, banyakkan bawang putih/merah
6. Makanan tinggi kalsium, ikan salmon, sayur hijau berdaun (rokoli, kubis...)
7. Cara masakan rebus, kukus, panggang, sekali kala goring.

UBAH GAYA HIDUP

1. Pil perancang
2. Rokok
3. Alkohol
4. Ketegangan (Stress)
5. Amalkan Senaman

Khamis, November 27, 2008

Bekas Pelayan Tuhan Yesus Masuk Islam

Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi Gembala Tuhan. Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan kuliah ke sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan Jl. Arjuno - Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, juga merupakan salah satu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, banyak Gereja megah berdiri ditengah kota & pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik.

Selama kuliah saya juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang bertobat masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang dari desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk mereka. Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: “Hamba Tuhan yang kembali, mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen” dsb. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur’an dan Hadis, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu dan foto-foto palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan. Bahkan saya juga mengajari mereka membaca Al-Qur’an yang akan dipakai untuk menohok orang-orang Islam yang sedang kami injili dan berusaha membantah kami. Beberapa kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman tak beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme di desa-desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar). Bahkan saya sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-hidupnya hampir tak pernah shalat dan mengetahui ajaran Islam yang paling dasar. Tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan cara yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat dancanggih. Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya.

Saya jalani terus pekerjaan ini hingga tamat kuliah dan akhirnya saya dinobatkan sebagai pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur’an, Hadis dan buku-buku Islam untuk mencari kelemahan- kelemahannya, Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan kerjaan saya. Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan Kristen. Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji dan mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke rumah dinas saya, saya belajar mengaji hingga 1 tahun lebih dan Ustad itu tak pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji dan hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika kali ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam. Saya pun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-tempat keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal dan kaum gay. Yang kami target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks independent, para pengunjung diskotek dan kafe yang menyambi, baik itu gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para penginjil yang aktif disini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi memimpin kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya pengunjung diskotik & kafe. Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkulpun, kami sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah membaca artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian Kompas edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, di sana diceritakan dengan gamblang betapa penyebaran dan mafia narkoba sudah menyebar sangat pesat di Jakarta dan sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung dan mafianya bekerja sama begitu rapi. Tapi ada yang kurang dari cerita itu dan ini sangat sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia dan Bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring domba Kristus baru dan menyesatkan generasi muda Islam! Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhanpun banyak yang memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar adanya. Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya diri dan kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!

Kisah Kesaksian yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, saya pun tahu persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan para Bandar Besar Narkoba di Surabaya. Bahkan beberapa Bandar Besar itu adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan dan untuk diedarkan guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai ecstasy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu Gembala Tuhan dari luar kota. Kami pun biasa ketemu dan ngobrol-ngobrol di beberapa pub malam terkenal yang pasti dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf Roni (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang dan Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut. Kami bahkan pernah melakukan pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salah satu pub terkenal itu sambil tripping! Setelah itu kami “dating” dengan mereka, “mandi suci bersama” istilahnya. Kalau masalah skandal seks antara jemaat dan pendeta atau penyanyi Gereja dan Gembalanya, saya tak tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka diantaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi secara khusus.

Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan dan para pekerja malam. Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat fatal bagi Gereja. Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk berpura-pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris dan percaya itu mukjizat. Kami pun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat dan angker di Surabaya sebelum acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang diluar kendali dan skenario betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?! Biasanya para penginjil malamlah yang bertugas untuk menahan orang- orang yang diluar skrenario acara, kami tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus kendali komando kami. Memang pengakuan 4 orang mantan Gembala itu terdengar spektakuler dan sulit dipercayai, tetapi saya beritahukan kepada anda semua: SEMUA PENGAKUAN MEREKA ITU JUJUR & BENAR ADANYA, SEMUA PRAKTEK TERCELA ITU MEMANG DIJALANKAN TERUTAMA OLEH: GEREJA BETHEL; GEREJA BETHANY; GEREJA NEHEMIA; GEREJA SIDANG JEMAAT PANTEKOSTA; GEREJA ABDIEL. Bagi umat Kristiani atau para Gembala dan pelayan Tuhan pun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut dan sulit mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: SEMUA ITU BENAR-BENAR TERJADI! Selain 4 mantan gemabala itu, sayalah juga saksi hidup lainnya.

Mengapa saya masuk Islam? Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya baca, karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati dan sampai tuntas, saya hanya mencari point tertentu saja. Saya masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam, karena saya selalu menganggap dan diajarkan oleh Gereja bahwa orang-orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat dan penuh dosa. Ajaran Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat dan umatnya kalau tidak kita hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui ajaran kebencian kepada ajaran Islam dan umatnya ini merupakan pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah minggu dan jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali. Saya akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar biasa dan beberapa kejadian dikeesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan hidup saya menuju kebenaran sejati.

Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum’at tanggal 11 Januari 2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di suatu gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus menemui saya, dengan senyuman-Nya yang agung. Saya bahagia sekali, ini adalah mukjizat bagi saya! Saya pun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung dibanding foto dan gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi sesaat kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab Palestina mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: “Kalian ini siapa?” Saya menjawab: “Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!” Dia bertanya lagi : “Mana Tuhannya?” Tuhan Yesus menyela : “Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia dan Dunia! Siapakah engkau wahai pria asing?” Pria Yahudi itu berkata: “Akulah ‘Isa Al-Masih dan engkau bukanlah diriku!” Saya menyela: “Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di hadapan Tuhanku!” Pria Yahudi itu berkata : “Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!” Tuhan Yesus berkata : “Engkau akan kujadikan domba hina karena telah menghina Tuhanmu!” Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata dan sungguh ajaib! Dari tangannya keluar mukjizat sinar api dan dia menyemburkannya kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena berani menghina Tuhan Yesus! Keajaiban kedua pun terjadi, pria Yahudi yang mengaku sebagai ‘Isa Al-Masih itu tak kurang apa pun dan dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan dan wujudnya tiba-tiba berubah! Kedua telinganya memanjang, dari mulutnya keluar gigi taring dan dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnyapun berubah mengerikan! Lalu salah satu tangannya mendadak memegang sebuah tombak seperti garpu…TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI BERUBAH MENJADI IBLIS!!! Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis itu lalu lari terbirit-birit! Kemudian ada kejadian ajaib lainnya terjadi, gereja megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu berganti dengan pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat tandus. Saya yang kaget dan tak percaya melihat kejadian ini lalu dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: “Siapakah engkau sebenarnya?” Pria itu menjawab : “Akulah ‘Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-Nya yang ke-24, yang oleh engkau berserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus”. Saya berkata : “Bukankah engkau telah mati di kayu salib dan telah berkorban demi menebus dosa umat manusia?” Nabi ‘Isa Al-Masih menjawab: “Bukan seperti itu kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis dan para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku tadi dan sekarang dia telah terlihat wujud aslinya”.. Saya berkata : “Maksud tuan, Iblis tadi itu…jadi selama ini…” Nabi ‘Isa Al-Masih menukas : “Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi sejati?” Saya menjawab : “Jika itu ada saya bersedia…” Nabi ‘Isa Al-Masih menjawab : “Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?” Saya menjawab : “..emmmmm” (tak bisa berkata-kata) Nabi ‘Isa Al-Masih berkata : “Ketahuilah akulah Nabi ‘Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan pikiran dan hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-orang yang diilhami Iblis dan para pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!” Lalu pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi ‘Isa Al-Masih itu mengucap salamnya orang Islam, kemudian pergi.

Saya pun lalu terbangun, hari telah pagi, saya merenung mimpi apa itu tadi? Kesulitan apa yang akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari Jum’at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam Jum’at pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu barangkali. Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca…betapa pikiran saya telah dibukakan tapi saya belum yakin betul. Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di kawasan Jl. HR Muhammad - Jl. Mayjend Sungkono, Surabaya, sayapun kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?! Akh saya pikir ini cuma kebetulan saja jangan percaya takhayul! Namanya mogok itu bisa terjadi kapan saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba- tiba ada seorang pria menghardik saya dan meminta dengan kasar dompet dan HP saya! Saya kaget, panik campur takut, lalu saya berlari ke arah masjid & masuk ke sana, minta tolong sama orang-orang di situ. Orang yang mau menodong sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 11.30, mendekati jamnya shalat Jum’at, saya perhatikan sekitar saya…orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum’at..saya ini ada di mesjid…mimpi saya…pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai Nabi ‘Isa Al-Masih dalam mimpi itu….saya bingung lalu saya tak sadarkan diri…. Ketika tersadar..saya berada di sebuah ruangan mesjid rupanya dan ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya tadi itu pingsan. Saya lalu berdiri, tiba-tiba hati ini ingin menangis…menjerit “Ya Tuhan! Engkau telah menunjukkan jalan bagiku!” Pak Tua itu kaget dan bertanya: “ada apa nak?”, lalu saya ceritakan semua mimpi saya tadi malam dan kejadian yang saya alami, juga siapa saya danapa pekerjaan saya..serta perbuatan- perbuatan saya dalam usaha memerangi dan memperdaya agama Islam beserta umatnya. Bapak Tua itu berkata: “Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, boleh percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang baik….sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang”

Sayapun lalu pulang, menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada pengajian, Pak Tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk dan berkata: “pak tolong yakinkan saya….saya ingin mengetahui tentang agama Islam sebenarnya!”. Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang dan menyatakan pada pak tua bahwa diskusi ini belum selesai dan akan kami sambung esok pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap pagi sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya mampir ke mesjid tersebut dan kami berdiskusi Islam - Kristen. Akhirnya setelah yakin dengan seyakin-yakinnya, setelah mendapat penjelasan panjang lebar dari Pak Tua, dimana setiap penjelasan balik dari saya yang sangat Ilahiah dan Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan tidak berargumen dan berdasar oleh Pak Tua dan beberapa jemaatnya yang ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya mengetahui bahwa Pak Tua ternyata fasih dan hapal beberapa bagian dari Alkitab, mengetahui sejarah Gereja dan penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan dibuku-buku para misionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari. Saya jadi ragu dan bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap sakral oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun? Terlebih setelah Pak Tua menunjukkan dan memperbandingkan versi Alkitab cetakan tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 1990-an), yang mana diterbitkan oleh Lembaga yang sama, kok bisa memiliki perbedaan dan revisi di sana-sini tanpa penjelasan di edisi baru bahwa telah dilakukan revisi? Yang mana revisi itu ternyata bukan sekedar perubahan EYD atau tatabahasa saja, akan tetapi juga merubah makna dan arti ayat Alkitab itu sendiri? Akhirnya saya yakin bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan dan merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup dan penggenap itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga menghargai dan menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu dan kitab-kitab sucinya. Persamaan kisah dan sejarah agama dalam Alkitab dan Al-Qur’an, yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur’an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya dan direposisi kembali ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam.

Penjelasan Pak Tua dan jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan dan ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh jahat Islam di rumah saya dan akan mengurapi serta mensucikan buku- buku Islam yang saya miliki agar kekuatan sihirnya hilang! Sikap rekan- rekan Gembala ini terasa kontras dan tidak sepadan dengan sikap Pak Tua dan jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut dibesarkan dan dibina oleh lingkungan agama yang sesat, saya harus segera mengambil keputusan. Setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang, menimbang segala resikonya. Akhirnya sudah mantap dan sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam.

Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ALLA MUHAMMADARRASULULLAH - SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH. Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk Islam, mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya sebagai anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa Islam dan menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui saya lagi dan menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya dan saya tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam surat itu, papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana penebus dosa saya kepada Tuhan Yesus. Naudzubillah! Ya Allah, maafkan keluarga saya ini. Mereka berkata begini karena mereka tidak mengerti hakekat ketuhanan-Mu yang sesungguhnya.

Khamis, November 06, 2008

Menarik! Panduan Seks Halal.

Sebagai isteri, tahukah anda apa yang diharapkan oleh suami dalam menjalin hubungan yang penuh kemesraan lagi hangat? Bagaimana pula sentuhan yang digemari si suami. Sebenarnya di sebalik sifat kelelakiannya, lelaki amat menyenangi sentuhan dan belaian wanita. Bagaimana dapat anda, seorang isteri penyayang, memancing ghairah suami tersayang?

Elakkan dahulu:
Janganlah anda fikir dengan tanpa seuratpun benang di tubuh anda, anda dapat dengan terus menaikkan ghairah suami anda. Anda seharusnya memakai pakaian malam/tidur yang tipis dan menampakkan bentuk dan lekukan-lekukan tubuh anda – keadaan yang mana anda masih berpakaian tetapi kelihatan seperti ‘bertelanjang’ beginilah yang dapat menaikkan nafsu suami untuk hebat menggauli anda.

Urai Rambutmu:
Terutama bila anda berada di atas tubuhnya. Rambut anda yang lembut terurai berjuntaian dengan perlahan-lahan dapat menaikkan ghairah suami, apatah lagi bila dia terhidu keharuman rambut anda yang sentiasa berada dalam perapian itu.

Senyap Itu Indah:
Adalah sesuatu yang membangkitkan hasrat seks lelaki apabila melihat isterinya membuka butang baju perlahan-lahan tanpa sepatahpun kata-kata. Diiringi senyuman mesra manja, suami tidak akan bersabar-sabar lagi untuk meraih anda ke dalam pelukannya.

Sentuhan Sehangat Kuku:
Percaya atau tidak; lelaki boleh teransang apabila bahagian ini disentuh.Usaplah dengan lembut dan mainkan dengan bibir anda yang hangat itu.Ghairah birahinya pasti tidak terperi-peri lagi.

Hadiah Sensasi:
Isteri dapat meransang keinginan batin suami dengan membakar mata suaminya melalui ‘hadiah’ yang dianugerahkan. Misalnya, bekas gigitan cinta atau cakaran yang anda tinggalkan di tubuhnya malam tadi membuatkan dia terkenang-kenang kepada anda. Juga, meninggalkan pakaian dalam di tempat tidur untuk kemudiannya dijumpai olehnya dapat menaikkan semula kelelakiannya.

Zon Rasa:
Kulit bahagian dalam paha anda mampu meransang suami anda kerana ianya lembut dan mempesonakan pancainderanya. Apatah lagi bila disentuhnya, anda kegelian. Ini akan menyebabkan suami anda berasa lebih 'macho' perkasa.

Daerah Rangsangan:
Mudah sahaja caranya: mainkan hujung lidah anda dengan lembut di bahagian luar cuping telinga suami. Gerakkan lidah turun naik di bahagian belakang telinga hingga terus ke leher. Lakukan perlahan-lahan dengan penuh kemesraan.

Sentuhan Kasih Sayang:
Kelembutan sentuhan wanita menjadi impian setiap lelaki. Kucupan lembut dan usapan halus menggunakan hujung jemari anda mampu menggoda suami dan menyebabkan dia terkulai manja di dalam dakapan anda.

Bangkitkan Suasana:
Selain pancaran sinar malap lampu tidur atau sebatang lilin dan juga alunan muzik yang lembut mendayu, suasana romantis dapat dihidupkan dengan semburan wangian sekitar kamar tidur. Anda diminta mengenakan wangian kegemarannya, minyak aromaterapi, losyen atau kain sutera yang dibiarkan menyentuh lembut kulit suami.

Pesona Pandangan:
Tatapan mempesonakan yang penuh perasaan kasih juga sayang terhadap suami anda cukup untuk mempamerkan perasaan anda terhadapnya. Tidak perlu anda berkata-kata, renungan anda yang meruntun itu cukup untuk membuatkan dia terkesima.

Membelai Nyata:
Suami akan berasa lebih disayangi jika anda pandai mengusap rambutnya. Apabila duduk bersama, belailah mahkota lebatnya itu. Usaplah perlahan-lahan menyisir dengan jemari anda dari dahi hingga ke belakang lehernya.

Intipan Geram:
Perbuatan mengendap merupakan salah satu cara lelaki menaikkan ghairahnya sendiri. Tanpa disedari oleh wanita, dorongan seks lelaki mudah timbul oleh ransangan visual terutama pabila wanita mengenakan pakaian ataupun ketika mandi. Oleh demikian, usah menolak apabila si dia suami anda tiba-tiba mahu bersama anda sebaik sahaja anda melangkah keluar daripada kamar mandi.

Puputan Nafas:
Hembusan nafas anda yang hangat akan menaikkan ghairah suami anda. Sentuhlah perlahan bibir anda ke bibirnya. Nafas hangat anda akan menyebabkan dia tidak sabar-sabar lagi mahu mencumbui anda.

Planet G-Spot:
Suami juga mempunyai g-spotnya (hot-spot) yang tersendiri. Cari dan terokalah. Pancinglah si dia dengan memainkan peranan anda di zon sensasi miliknya itu .

Elak Sahaja Menyentuh Kelemahannya:
Jangan sentuh kelemahan yang ada di tubuh suami anda. Tumpukan pada bahagian yang menjadi kebanggaannya seperti dadanya yang bidang, bahu atau hujung lengannya.

Sepantas Kilat:
Bila mana anda mahu membuat suami anda lekas ghairah, ambillah tindakan yang agak agresif. Tarik dia ke sofa dan bertindak secepat kilat. Tetapi, sebelum itu pastikan keadaan sekitar ‘selamat.’

Kejutan Halwa Mata:
Suami akan mengagumi anda, andai anda senantiasa membuat kejutan dari masa ke semasa untuk disaksikannya. Ini termasuk, membuat perubahan daripada segi penampilan anda, seperti dandanan rambut fesyen terbaru atau mengenakan pakaian dalam yang terseksi yang baru anda temui di gedung atau butik pakaian kegemaran anda

So, amacam wahai isteri-isteri? Dah ready memberi kejutan? Kasi komen dan tambah sikit mana yang perlu!!!

Tahniah Di Atas Kematian Isteri!!!

Sengaja tajuk atas dipilih buat menarik perhatian pembaca korang semua. Menarik sikit kalau dibandingkan dengan tajuk asal di bawah. Teruskan membaca ...
----------------------------------------------------------------------

KEBAHAGIAN SEORANG SUAMI

Seorang lelaki telah berumahtangga dengan seorang wanita solehah. Hasil dari perkahwinan ini pasangan tersebut telah dikurniakan beberapa orang anak lelaki dan perempuan. Kehidupan mereka sekeluarga sungguh bahagia dan sejahtera.

Si isteri sewaktu hidupnya, adalah seoarang wanita yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia dan rajin beribadah, dia juga adalah isteri yang setia dan taat kepada suaminya, seorang ibu yang penyayang dan sebaik-baik pendidik kepada anak-anak-anaknya.

Rumah tangga yang indah ini kekal selama 22 tahun, sehinggalah si isteri meninggal dunia. Setelah jenazah si isteri diuruskan dengan sempurna, disolatkan dan dikebumikan, maka semua ahli-keluarga, saudara-mara dan kaum-kerabat berhimpun di rumah si suami untuk mengucapkan takziah. Kesemua yang berhimpun itu mahu mengucapkan kata-kata yang boleh meringankan dan mengurangkan rasa pilu dan kesedihan si suami kerana kehilangan isteri yang paling dikasihi dan dicintai.

Namun demikian, sebelum sempat sesiapapun berkata-kata, si suami telah berkata: "Semoga tidak ada sesiapa pun dari kamu yang mengucapkan takziah kepadaku sebaliknya dengarlah kata-kataku ini."

Semua yang berhimpun terkejut dan terdiam dengan kata-kata si suami itu.

Si suami meneruskan kata-katanya: "Demi Allah yang tiada Allah yang berhak disembah melainkan-Nya, sesungguhnya hari ini adalah hari yang paling bahagia dan gembira bagiku, lebih gembira dan bahagia dari malam pertamaku bersama isteriku itu.

Maha Suci Allah, sesungguhnya isteriku itu adalah sebaik-baik wanita bagiku, kerana dia sentiasa mentaatiku, menguruskan diriku dan anak-anakku dengan sebaik-baiknya dan juga telah mendidik anak-anakku dengan sempurna. Aku sentiasa bercita-cita untuk membalas segala jasa-baik yang dilakukannya kepada diriku. Apabila ia meninggal dunia aku teringat sebuah hadith Nabi SAW.

"Mana-mana wanita yang meninggal-dunia sedang suaminya redha kepadanya pasti akan masuk ke dalam Syurga."

Sebelum meletakkan jenazahnya di dalam lahad, aku telah meletakkan tanganku di kepalanya dan aku berkata: "Wahai Allah, Aku sesungguhnya redha kepadanya, maka redhailah dia."Kulang-ulang kata-kataku itu, sehingga tenang dan puas hatiku.

Ketahuilah sekalian, sesungguhnya aku, di saat ini amat berbahagia dan bergembira,tidak dapat kugambarkan kepada kalian betapa hebatnya kebahagian dan kegembiraan yang kurasakan ini.

Maka barang siapa yang telah bercadang untuk mengucapkan takziah kepadaku atas kematian isteriku itu, maka janganlah kamu melakukannya. Sebaliknya ucapkanlah tahniah kepadaku, kerana isteri telah meninggal dunia dalam keadaan aku redha
kepadanya... Semoga Allah menerima isteriku dengan keredhaan-Nya. "

MasyaAllah... Alangkah bahagianya mendapat keredhaan suami seperti ini. Adakah anda mampu lakukan seperti yang dilakukan sang isteri terhadap suaminya sehingga pemergiannya diredhai dan membahagiakan suaminya.

Selasa, November 04, 2008

Suami Biasa & Luar Biasa

Cuba lihat gambar di bawah tu. Cukup menggoda kelakian dan kesuamian aku. Korang tak terasa ke? Klik gambar untuk lebih jelas. Kalau boleh, cetak dan tampal kat rumah!!!


Khamis, Oktober 30, 2008

Petua Tercekik Tulang Cara Superman!!!

Aku datang dari keluarga yg besar...16 adik beradik, bila sesekali berkumpul, dah tentu mak aku akan buat majlis makan besar-besar dan best-best!!!

Dalam ramai2 adik beradik, bukan semua yg suka stail aku, apabila aku bawa gaya hidup "gaya pulang ke pangkal jalan'"...maka adalah yg tak kena sana sini...oh..

Masa makan, aku pun duduk lah cara Nabi..(rujuk ustaz) lalu ada yg sound:

"apahal duduk macam nak berlari ajer...."
"tak baik lutut tinggi pada makanan.."
" ni duduk ke nak berak nie..?"

Oleh sebab aku lelaki beriman, maka aku buat muka seposen...aku pun basuh tangan.

Nota untuk mua'alaf: sebelum makan sunnah Nabi adalah basuh kedua2 tangan dan berkumur, insyaAllah jika korang amal nie sebelum korang mati Allah akan mempermudahkan segala urusan hutang piutang korang. Hutang kereta/ rumah/ kahwin/ study/along bla bla bla!!!

Sambung balik, aku pun berpikir...ada baiknya juga Nabi tak makan pakai sudu @ garfu, kalau Nabi makan pakai sudu, susah pulak org miskin macam aku nak ikut sunnah Nabi, nak pakai sudu material apa? stainless steel ke inconnel 601? Nak pakai colour camne? matelic ke cooper?kan susah tu!!!

Tu belum lagi jika Nabi makan pakai kerusi dan meja...bentuk bulat ke bentuk heksagon?, oktagon?, nanagon? nak kena pergi Kedai perabot buat ansuran mudah! jimat ! hanya RM 1 dan tunggu 30 hari, kunjungilah kedai perabot terbesar di Malaysia, bla bla bla!!! Oh..

Biasa korang belajar doa makan macam nie:

"Allahummabariklana (hingga akhir)

Tapi tu sebenarnya doa tengok makanan, doa makan mudah sajer: "Bismillah, barkatillah"

Lepas tu makan lah, dengan tiga jari (sunnah Nabi) kemudian, ada pulak suara2 yg sound:
"Eh, kenyang ke makan dengan tiga jari? "

Aku kata: "huh, anak cina makan dengan dua kayu elok2 habis nasi satu pinggang!!! "

Tapi oleh kerana aku sorang jer yg makan dengan tiga jari, org lain makan dengan lima jari, maka aku lihat kadar flow of suapan dan kadar quantity of lauk-pauk diorang lebih laju dan maju, maka aku menukar jariku dari 3 kepada 5.

Oh..tepuk dada tanya iman..

Kemudian aku minum dari tangan kanan yg tidak berbasuh...

Diorang tegur: "essh..pengotor betullah"

Aku kata: "Apa pulak kotor, aku makan nasi, bukan tahik!!!"(tapi aku kata dalam hati sebab aku lelaki beriman)

"Nie, apahal jilat2 jari nie? lucah betul!!"-tanya diorang pada aku...

"Makan ayam sedap sampai ke kaki....makan sate sedap sampai ke lidi he he heh"-kataku.

Banyak pulak diorang komplen cara aku makan..err maksud aku cara Nabi makan... aku tahu tak berguna berdebat ngan mereka kalau aku ubah topik dengan bertanya :

Tahukah korang kenapa lembu makan rumput dan kambing makan daun?

Abang aku kata: sebab tengkuk lembu berat...bla bla bla..

Aku kata: "salah!!! lembu makan rumput dan kambing makan daun sebab mereka lapar!!!(tak lawak) ha ha ha!!!"

Aku menyambung: "Penting makan cara Nabi sebab kita hari2 makan, tapi bila tak ikut sunnah, maka jadi macam lembu dan kambing makan sajer, namun bila korang makan macam Nabi saw makan, maka di kira ibadat...

Masa nak makan, niatlah makan kerana perintah Allah, namun kena nafikan makanan yg bagi kenyang..hakikatnya kenyang datang dari kudrat Allah. "

Tiba2 mak aku tercekik tulang ikan.. (bayangkan seorang mak cik sedang tercekik tulang)

Kemudian, Mak aku mendapat nasihat secara berperingkat, ada yg sarankan agar makan pisang, minum air dengan cepat, makan nasi kepal dan lain2, tapi masih tak berjaya.. kesian mak aku...

"Huh! Hamka, Takkan kau tak tahu cara sunnah Nabi nak buang tulang tercekik camne?..cakap
terer.."(kata abang aku)

Aku kata: "senang sajer...Mak angkat kedua-dua tangan ke atas.. "

Mak akupun buat..tapi masih tak jadi..

Aku kata: "lurus Mak, tangan mak dua-dua kena lurus... !!!"
(bayangkan seorang makcik yg sedang duduk bersila sambil kedua-dua tangan diluruskan ke atas, tangan kanan masih terdapat sisa2 nasi, manakala di lengan dan tengkuk di penuhi dengan rantai emas..)

Aku kata: "Sekarang sebut: SUPERMAN RETURN!!!!!! "

HA HA HA.. (semua org ketawa)-nasi berhembur-hembur di sana sini.
Mak aku juga ketawa..sehingga tulang yg tercekik itu terkeluar... Semuanya dari Allah!!!

He he he...selamat mencuba, ni bukan hadith,,just pengalaman.

PS: sekiranya rakan korang menjadi mayat (over ketawa sehingga tulang mencucuk tengkuk) sesungguhnya penulis tidak bertanggung jawab!!! (supermanpun akan jadi mayat).

Beware of 'Cari makan' Technique On the Road

Dear colleagues, friends and road users!

Beware of tricks using by unknown car breakdown assistant. Don't simply and don't ever trust them. This is happened in Klang Valley and it could happen else where.

This is an incident which I heard from my colleague yesterday which makes me feel could not tolerate and it is indeed to share with all of you as to prevent more victims to come. The same technique is being used but just different in location.

I think some of you might have heard the similar techniques being used by the so called car breakdown assistant. The scenario is as follow to whom my father was the victim.

About one and a half months ago during daytime while my father was driving along Jln Syed Putra (Federal Highway) near Kuen Cheng Girls School, suddenly 2 Indian fellows riding a motorcycle wearing Shell petrol kiosk vest approaching my father telling him to stop as there is something wrong to my father's car. When my father stop to check, it was a great surprise to see the front LH wheel was smearing and smoky. With immediate action, without saying much to my father, the 2 fellows voluntarily to carry out the jack from my father's car as to dismantle the wheel for inspection. Then, my father is being advised that the Brake Caliper is broken causing the brake fluid to leak that leads to the smoky sign and threaten it need a replacement or else no brake on the car. This is a tactic used as to hold the car owner at the scene and find chance to cheat if they are giving chance to undertake repair. (Refer to the diagram enclosed below, the red pointer shown the Brake Caliper mechanism which contains a chamber fill with brake fluid that clamps with the Brake Disc when we apply brake)

In such a panic situation and dare not take the risk, my father has allowed the 2 fellows to troubleshoot the problem however without negotiate the repair cost with them. After dismantling, 1 of them pretend to carry away the Brake Caliper to source for spare part. Upon return, he brought "another unit" which I believe is the same existing unit of Brake Caliper which the original condition is intact to reinstall to the wheel hub. When my father questioning them where is the damage unit and the new unit packaging, they just pretend and said it has left at the spare part shop and shown a bill of RM600 something for the spare part and asking RM200 something for labour. Due to insufficient cash on hand, my father paid them RM800 and the balance shall withdraw from the ATM. However, they just disappear in the traffic flow on the way follow my father's car to find an ATM. Later, when call to the spare part shop to justify the bill which looks messy in writing however it could not be contacted. All these signs shown my father has been cheated.

Yesterday, the same incident happened to my colleague's brother but just different in location along Jln Duta. He later decided not to allow the 2 Indian fellows to undertake repair and call our KAA for towing assistance after the part being dismantled. It just end up paying the 2 fellows RM30.00. Fortunately, this should have save him for paying high repair cost which in fact the brake condition is serviceable. Later it is justified to be intact by the mechanic after the car being towed to the workshop.

As to how it would cause smear and smoky on the wheel and it can be explained that the 2 fellows would have prepared a container or somekind of plastic bag which is contains some oil base liquid and throw it on the road then spot any car which drive through on it. When the burst causes the liquid to splash on the wheel and brake disc that would have cause smoky sign because the brake disc is on high temperature under working condition. It is the similar sign when a car drive through a puddle and would cause slight smoky to the wheel disc and exhaust paip. Or they might using the tactic to pour the liquid to your wheel at the second when they are trying to approch the targetted car and tell to stop.

It is good to keep a contact of a car repairer or calling our KAA for assistance if you encounter car breakdown or any emergency, stay alert and be calm. And the most important, don't forget to maintain your car to ensure hassle free motoring.

Doa Elak Diri / Anak Perempuan Dari Dizalimi

Berikut (lampiran) adalah doa yang beliau bacakan untuk kita amalkan untuk diri dan anak-anak (yang ada anak-anak perempuan). InsyaAllah kita dan anak-anak akan terhindar dari menjadi mangsa PERKOSAAN!!Jangan ketawa, jangan ingat jika ada di antara anda adalah mak-mak orang, nenek yang berumur 74 tahun pun baru diperkosa tak lama dahulu. So, moga2 ilmu ini dapat dimanfaatkan untuk kita dan keturunan kita.

Doa tersebut dibaca oleh Siti Sarah semasa zaman Nabi Ibrahim. Siti Sarah membaca doa tersebut ketika berkali-kali cuba dirogol oleh Raja yang zalim ketika itu. Menurut Ustaz (dalam kuliyyahnya), doa tersebut boleh diamalkan untuk mendapat perlindungan dari dianiaya oleh orang kafir.

Sila klik pada ayat-ayat tersebut untuk imej yang lebih terang.

1. Doa Mengelakkan Diri Dari Dirogol :


Terjemahan : “Ya Allah, sekiranya Engkau mengetahui bahawa aku beriman denganMu dan RasulMu, dan aku memelihara kehormatanku hanya untuk suamiku, maka janganlah biarkan aku menjadi mangsa orang kafir dan orang zalim”.

2. Doa Mengelakkan Anak Dari Dirogol :


Terjemahan : “Ya Allah, sekiranya Engkau mengetahui bahawa anak perempuanku beriman denganMu dan RasulMu, dan dia memelihara kehormatannya hanya untuk suaminya, maka janganlah biarkan dia menjadi mangsa orang kafir dan orang zalim”.


Nota :

Serangan Jantung dan Amalan Minum Air Panas

Artikel ini berguna untuk semua.

Bukan sahaja amalan meminum air panas selepas makan, tetapi berhubung SERANGAN JANTUNG!!!!. Secara logik..., mungkin ada kebenarannya.. Orang-orang China dan Jepun mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air berAIS.Mungkin sudah tiba masanya kita meniru amalan minum air panas sewaktu menikmati hidangan!!!!

Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah akan mendapat faedah dari amalan ini.

Kepada sesiapa yang suka minum AIS, artikel ini sesuai untuk anda baca. Sememangnya sedap minum air berAIS selepas makan. Walaubagaimanapun, AIS akan membekukan makanan berminyak yang baru kita makan. Ia akan memperlahankan penghadaman kita.

Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat pelbagai PENYAKIT. Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/suam selepas makan.

Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!

  1. Anda patut tahu bahawa bukan semua tanda-tanda serangan jantung akan mula terasa pada tangan sebelah kiri.
  2. Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bahagian atas dada anda. Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada serangan pertama serangan jantung.
  3. Keletihan dan berpeluh adalah tanda-tanda biasa. Malah 60% penghidapSAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.

Hukum Lelaki Pakai Gelang Untuk Perubatan

Benarkan Islam melarang berubat dengan memakai gelang?

Ada sebahagian orang yang mendakwa Nabi saw melarang berubat dengan memamai gelang berdasarkan hadith riwayat Ahmad bahawa Rasulullah s.a.w. telah melihat di pergelangan tangan seorang lelaki yang memakai gelang diperbuat daripada tembaga, maka baginda bertanya kepada lelaki berkenaan, Apakah bendanya ini?” Lelaki itu berkata: “Ia adalah gelang perubatan, buangkan benda itu dari diri anda, jika sekiranya anda mati dan benda itu ada pada diri anda, maka anda tidak akan berjaya selama-lamanya.” (Hadith Sohih yang ke-19,885 riwayat Imam Ahmad di dalam Musnadnya)

Jawapan:

Oleh: Mohamad Abdul Kadir bin Sahak

Hadith yang saudara maksudkan diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam Musnad nya demikian juga Ibn Majah di dalam Sunan nya. Hadith ini diriwayatkan daripada ‘Imran bin Husain, yang Maksudnya lebih kurang:

“Bahawasanya Nabi saw telah melihat seorang lelaki di tangannya ada gelang daripada tembaga, Nabi saw bertanya: “Apakah ini?”
Orang itu menjawab: “ianya daripada al-Wahinah.” Sabda Nabi saw: “Tanggalkannya segera, sesungguhnya dia tidak menambahkan kepadamu melainkan kelemahan, sesungguhnya jika kamu mati dan gelang itu ada padamu, kamu tidak akan berjaya selama-lamanya.”


Dalam hadith ini tidak disebut siapakah lelaki yang memakai gelang tersebut, namun di dalam al-Mustadrak al-Hakim dinyatakan lelaki tersebut ialah ‘Imran bin Husain sendiri.

Tentang hadith ini para ulama berbeza pendapat akan ke sahihan nya. Hadith ini diriwayatkan daripada al-Hasan daripada ‘Imran bin Husain. Para ulama berbeza pendapat apakah al-Hasan benar-benar mendengar daripada ‘Imran bin Husain ataupun tidak. Demikian juga di dalam hadith ini ada periwayat yang bernama Mubarak bin Fadhalah, ia juga diperselisihkan di kalangan ulama hadith.

Kesimpulannya para ulama tidak sepakat dalam mensahih dan mendhoiefkan hadith ini.

Jika kita mengambil pendapat ulama hadith yang mensahihkan hadith tersebut, tinggal kepada kita untuk benar-benar memahami maksudnya sehingga kita boleh berhukum dengannya dengan cara yang betul. Perkara ini perlu supaya kita tidak keras mengharam sesuatu yang sebenarnya tidak haram seperti yang kita sangka.

Al-Syeikh Soleh bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan menyebut, pertanyaan Nabi saw: “Apakah bendanya ini.” Yang zahir, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang menunjukkan pengingkaran, namun dikatakan juga pertanyaan Nabi saw itu adalah untuk mengetahui tujuannya memakai gelang tersebut.


Manakala jawapan lelaki tersebut: “ianya daripada al-Wahinah.” Membawa maksud, aku memakainya untuk mengelakkan al-Wahinah, untuk dia melindungi aku daripadanya (yakni melindungi daripada al-Wahinah). Al-Wahinah adalah penyakit yang kena pada tangan, dinamakan di kalangan orang Arab dengan al-Wahinah, termasuk di dalam kebiasaan mereka memakai gelang untuk berlindung daripada kesakitannya dan mereka percaya gelang tersebut akan melindungi dari penyakit tersebut.

(Sila lihat di sini: http://www.alfawzan.ws/AlFawzan/Library/tabid/90/Default.aspx?view=page&PageID=35&pageno=1&bookid=32&sectionid=2)


Al-Syeikh ‘Abdul Hakim (Kuliah al-Syariah Uni. Al-Imam Muhammad bin Saud) di dalam laman islamtoday berkata:

Para ulama berbeza pendapat tentang maksud al-Wahinah, namun mereka bersepakat akan illah (sebab) larangan tersebut… Ulama telah bersepakat bahawa illah (sebab) larangan tersebut ialah kerana orang menjadikannya (al-Wahinah) seperti tangkal, yang terdapat larangan menggantungnya.

(Sila lihat: http://www.islamtoday.net/questions/show_question_content.cfm?id=43737)

Berdasarkan fatwa ini, ia menunjukkan larangan memakai al-Wahinah yang ada di dalam hadith tersebut bukanlah semata-mata kerana ianya gelang, dan bukan juga larangan dari berubat dengan gelang. Sebaliknya larangan tersebut disebabkan ia dipakai dan dianggap seperti tangkal bertujuan memelihara diri dari penyakit. Tangkal yang dianggap boleh berubat ini, yang dinamakan sebagai al-Wahinah oleh orang Arab tidak ada sebarang bukti menunjukkan ia boleh menghalang dari penyakit samaada bukti dari Nas Syara’ (al-Quran atau al-Hadith) mahupun penemuan sebab-sebab dia boleh bertindak sebagai ubatan. Kerana itu ia dilarang oleh Nabi saw. Ringkasnya larangan itu adalah disebabkan tangkal yang tidak ada bukti berperanan sebagai pengubat melainkan khayalan dan khurafat semata.

Maka apabila terdapat nas Syara’ atau penemuan saintifik yang dapat membuktikan sesuatu bahan seperti logam atau seumapamanya yang jika dipakai dibadan dapat melancarkan perjalanan darah atau seumpamanya, sudah tentu bahan tersebut boleh digunakan insyaallah. Ini termasuk cara perubatan yang ditemui, hasil dari kajian melalui sebab musababnya.

Ini kerana perubatan yang dibenarkan itu terdiri daripada:

1. Perubatan dengan ayat-ayat al-Quran dan al-Hadith.
2. Perubatan dengan bahan-bahan yang disebut di dalam al-Quran dan al-Hadith seperti Madu, Habbah al-Sauda dan seumpamanya.
3. Perubatan berdasarkan kajian saintifik terhadap sebab-sebabnya, atau berdasarkan pengalaman mengunakannya.

Para ulama berbeza pendapat tentang hukum orang lelaki memakai gelang, sebahagian mengatakan harus dan sebahagian yang lain mengatakan haram. Namun para ulama yang mengharamkan pemakaian gelang bagi lelaki, setakat penelitian saya tidak ada yang menjadikan hadith di atas sebagai dalil dalam pengharam tersebut.

Sebaliknya hadith tersebut banyak digunakan ketika berbicara tentang tangkal dan azimat yang dianggap dapat melindungi dan mengubati tanpa sebarang bukti dari nas syara’ mahupun kajian saintifik. Al-Sindiy ketika mensyarahkan hadith di atas di dalam Sunan Ibn Majah menyatakan larangan tersebut kerana ianya sama dengan al-Tama-im atau tangkal yang dilarang penggunaannya. Kadangkala tangkal itu digantung bersama dengan manik, yang dinamakan Manik al-Wahinah.

Penggunaan sesuatu tangkal (terdiri dari potongan besi, tembaga, simpulan benang dan lain-lain) untuk berubat dan memelihara diri, ada perbezaan yang cukup besar dengan cara perubatan dengan sesuatu bahan hasil dari penemuan saintifik. Kepercayaan kepada tangkal yang dapat berubat adalah suatu khayalan yang tidak diterima di dalam syara’, dan ianya tidak ada kaitan langsung dengan unsur-unsur perubatan. Berbeza dengan penggunaan sesuatu bahan hasil dari kajian saintifik dan terbukti memberi manfaat kepada manusia.

Kerana itu, al-Syeikh ‘Abdul Halim di dalam fatwa yang sama (yang saya sebutkan sumbernya di atas) membenarkan penggunaan potongan besi (yang digunakan dalam perubatan moden) yang ditanam pada beberapa gigi, atau di tempat-tempat tertentu di tubuh badan yang berperanan menyerap aliran elektrik yang boleh menjadi sebab seseorang hilang ingatannya (pengsan). Beliau menyambung jika seseorang pesakit mendapat manfaat dengan cara sebegini dengan pengakuan individu berkeahlian yang dipercayai, maka ianya tidak mengapa insyaallah. Cuma beliau di dalam fatwanya mencadangkan lebih baik jika bahan seperti potongan besi itu digunakan ditempat yang tersembunyi sebagai mengelak dari buruk sangka orang ramai.


Demikian juga di dalam laman islam-online, al-Ustaz Muhammad Sa’di (Penyelidik laman islam-online) ketika ditanya tentang hukum memakai gelang dari tembaga yang diperbuat bagi tujuan perubatan apakah dibenarkan atau ia termasuk di dalam Syirik yang kecil, beliau menjawab: “Jika terbukti kemanfaatan gelang tersebut sebagai perubatan, maka perbuatan itu tidak mengapa, adapun jika tidak ada padanya sebarang manfaat, maka jangan dipakaikan kerana ketika itu ia termasuk dalam kumpulan memakai tangkal dan azimat.”

(Sila lihat soalan ke 11: http://www.islamonline.net/livefatwa/Arabic/Browse.asp?hGuestID=n4MV6S)

Seperti yang saya sebutkan di atas, para ulama berbeza pendapat tentang hukum pemakaian gelang bagi lelaki. Di dalam al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah menyebut di sisi mazhab al-Syafieyyah terdapat dua wajah tentang hukum perhiasan lelaki selain cincin perak seperti gelang tangan dilengan dan gelang dan kalung dan mahkota. Pertama mengatakan haram dan kedua mengatakan harus selama mana tidak menyerupai wanita, kerana tidak thabit dalam (pengharaman) perak melainkan pengharaman untuk bekas-bekas (seperti pinggan, mangkuk dll), dan perhiasan dalam bentuk menyerupai wanita. (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah 18/110 bawah bab al-Huliy)

Darul Ifta’al-Misriyyah pula di dalam laman webnya menyebut perkataan al-Rafi’e (ulama mazhab al-Syafie) di dalam Syarh al-Wajiz yang mengatakan harus bagi lelaki memaki cincin perak berdasarkan riwayat cincin Nabi saw daripada perak dan harus juga memakai selain cincin dari perhiasan perak seperti gelang dan gelang lengan dan kalung. Demikian juga perkataan Abu Said al-Mutawali yang mengatakan apabila harus memakai cincin perak, maka tidak ada beza antara jari-jari dengan anggota lainnya, sama seperti perhiasan emas yang dihalalkan untuk wanita, maka diharuskan untuk orang lelaki memakai gelang di lengan, kalung di tengkuk dan gelang di tangan dan selainnya kerana tidak thabit pengharaman perak melainkan pengharaman kepada bekas-bekas dan pengharaman menyerupai wanita.

(Sila lihat laman rasmi Dar al-Ifta’ al-Misriyyah: http://www.dar-alifta.com/ )

Kesimpulan dari jawapan di atas ialah:

1. TIDAK HARAM berubat dengan gelang yang terbukti melalui kajian saintifik atau pengakuan individu yang berkelayakan dan boleh dipercayai agamanya.

2. Larangan memakai gelang yang dinamakan al-Wahinah di dalam hadith bukan merujuk kepada gelang semata-mata dan bukan juga merujuk kepada larangan berubat dengan gelang, sebaliknya ia merujuk kepada merubat dengan tangkal atau gelang yang hanya semata-mata tangkal.

Orang-orang yang menggunakan gelang atas sebab-sebab yang dibenarkan hendaklah memerhatikan yang mereka tidak sampai ke tahap yang dilarang seperti pembaziran dan menyerupai wanita dalam penggunaannya.

To All Married Couples and Singles Who Intend To Get Married

When I got home that night as my wife served dinner, I held her hand and said, I've got something to tell you. She sat down and ate quietly. Again I observed the hurt in her eyes. Suddenly I didn't know how to open my mouth. But I had to let her know what I was thinking. I want a divorce. I raised
the topic calmly.

She didn't seem to be annoyed by my words, instead she asked me softly, why?
I avoided her question. This made her angry. She threw away the chopsticks and shouted at me, you are not a man! That night, we didn't talk to each other. She was weeping. I knew she wanted to find out what had happened to our marriage.. But I could hardly give her a satisfactory answer; she had lost my heart to a lovely girl called Dew. I didn't love her anymore...I just pitied her!

With a deep sense of guilt, I drafted a divorce agreement which stated that she could own our house, our car, and 30% stake of my company. She glanced at it and then tore it into pieces. The woman who had spent ten years of her life with me had become a stranger. I felt sorry for her wasted time, resources and energy but I could not take back what I had said for I loved Dew so dearly. Finally she cried loudly in front of me, which was what I had expected to see. To me her cry was actually a kind of release. The idea of divorce which had obsessed me for several weeks seemed to be firmer and clearer now.

The next day, I came back home very late and found her writing something at the table. I didn't have supper but went straight to sleep and fell asleep very fast because I was tired after an eventful day with Dew. When I woke up, she was still there at the table writing. I just did not care so I turned over and was asleep again.

In the morning she presented her divorce conditions: she didn't want anything from me, but needed a month's notice before the divorce. She requested that in that one month we both struggle to live as normal a life as possible. Her reasons were simple: our son had his exams in a months time and she didn't want to disrupt him with our broken marriage.

This was agreeable to me. But she had something more, she asked me to recall how I had carried her into out bridal room on our wedding day. She requested that everyday for the month's duration I carry her out of our bedroom to the front door ever morning. I thought she was going crazy. Just to make our last days together bearable I accepted her odd request.

I told Dew about my wife s divorce conditions. She laughed loudly and thought it was absurd. No matter what tricks she applies, she has to face the divorce, she said scornfully.

My wife and I hadn't had any body contact since my divorce intention was explicitly expressed. So when I carried her out on the first day, we both appeared clumsy. Our son clapped behind us, daddy is holding mummy in his arms. His words brought me a sense of pain. From the bedroom to the sitting room, then to the door, I walked over ten meters with her in my arms. She closed her eyes and said softly; don't tell our son about the divorce. I nodded, feeling somewhat upset. I put her down outside the door. She went
to wait for the bus to work. I drove alone to the office.

On the second day, both of us acted much more easily. She leaned on my chest... I could smell the fragrance of her blouse. I realized that I hadn't looked at this woman carefully for a long time. I realised she was not young any more. There were fine wrinkles on her face, her hair was graying! Our marriage had taken its toll on her. For a minute I wondered what I had done to her.

On the fourth day, when I lifted her up, I felt a sense of intimacy returning. This was the woman who had given ten years of her life to me. On the fifth and sixth day, I realized that our sense of intimacy was growing
again. I didn't tell Dew about this. It became easier to carry her as the month slipped by. Perhaps the everyday workout made me stronger.

She was choosing what to wear one morning. She tried on quite a few dresses but could not find a suitable one. Then she sighed, all my dresses have grown bigger. I suddenly realized that she had grown so thin, that was the reason why I could carry her more easily. Suddenly it hit me, she had buried so much pain and bitterness in her heart. Subconsciously I reached out and touched her head.

Our son came in at the moment and said, Dad, it's time to carry mum out. To him, seeing his father carrying his mother out had become an essential part of his life. My wife gestured to our son to come closer and hugged him tightly. I turned my face away because I was afraid I might change my mind at this last minute. I then held her in my arms, walking from the bedroom, through the sitting room, to the hallway. Her hand surrounded my neck softly and naturally. I held her body tightly; it was just like our wedding day. But her much lighter weight made me sad. On the last day, when I held her in my arms I could hardly move a step. Our son had gone to school. I held her tightly and said, I hadn't noticed that our life lacked intimacy.

I drove to office... jumped out of the car swiftly without locking the door. I was afraid any delay would make me change my mind... I walked upstairs. Dew opened the door and I said to her, Sorry, Dew, I do not want
the divorce anymore.

She looked at me, astonished and then touched my forehead. Do you have a fever? She said. I moved her hand off my head. Sorry, Dew, I said, I won't divorce. My marriage life was boring probably because she and I didn't value the details of our lives, not because we didn't love each other any more. Now I realise that since I carried her into my home on our wedding day I am supposed to hold her until death do us apart. Dew seemed to suddenly wake up. She gave me a loud slap and then slammed the door and burst into tears.
I walked downstairs and drove away.

At the floral shop on the way, I ordered a bouquet of flowers for my wife. The salesgirl asked me what to write on the card. I smiled and wrote:

I'll carry you out every morning until death do us apart.

The small details of our lives are what really matter in a relationship. It is not the mansion, the car, property, the money in the bank,blah..blah..blah. These create an environment conducive for happiness but cannot give happiness in themselves. So find time to be your spouse's friend and do those little things for each other that build intimacy. Do have a real happy marriage!

If you don't share this, nothing will happen to you, but if you do, you just might save a marriage.

Rabu, Oktober 29, 2008

Mandi Wajib Cara Turbo

Tentu anda rasa pelik bila saya menulis tajuk ini. Mungkin ada yang rasa, penulis ini ada gila-gila bahasa, atau nak menarik perhatian orang, atau saja saja buang masa, atau apa apa lah.

Kalau anda mengambil masa dalam 10 minit untuk mandi wajib, maka anda perlu berhenti disini dan tidak perlu membaca dgn lebih lanjut. Tetapi kalau anda mandi wajib dan mengambil masa melebihi 20 minit, maka anda digalakan membaca seterusnya. Jika anda hidup 10-20 tahun lagi, anda akan dapat menjimatkan antara 200-400 jam, jika anda mengikut cara mandi wajib yg berstruktur dibawah nanti.

Menjadi kewajipan semua umat Islam yg baligh untuk mengetahui bagaimana mahu menunaikan mandi wajib. Saya diberitahu oleh anak saya bahawa untuk subject PAFA darjah 6, telah ada cara mandi wajib yg berstruktur diajarkan. Tetapi kalau ingatan saya betul, pada zaman saya bab mandi wajib ini tidak diajarkan cara yg berstruktur. Yang diajarkan ialah niat kemudian meratakan air seluruh badan.

Oleh kerana cara kita mandi wajib yg mengambil masa terlalu lama, ada diantara kita merasakan mandi wajib adalah satu beban. Mungkin ada yg berkata "malas betullah nak mandi wajib" bila mengenangkan cerewetnya dan lamanya nak mandi wajib.

Tulisan ini saya tujukan kepada lelaki dan perempuan yg mengambil masa melebihi 20 minit untuk menunaikan kewajipan mandi wajib. Kalau perempuan paling tidak sekali sebulan anda akan mandi wajib. Lelaki dan perempuan yang telah berkawin, paling tidak 2 atau 3 kali seminggu mandi wajib.

Jika anda dapat menjimatkan 10 minit dengan mandi wajib dari 20 minit menjadi 10minit, anda akan dapat jimat 200 hingga 400 jam utk masa 10-20 tahun. 200 jam adalah sama dengan 20 hari kerja dan 400 jam adalah sama dengan 40 hari kerja. Bayangkan anda dapat bercuti 20 hari terus menerus...uhhh indahnya... Sembahyang subuh anda juga akan dapat dilakukan dengan segera.

(Izinkan saya menambah rempah sedikit.) Jika anda lelaki dan kalau kurang mandi wajib dari jumlah 2-3 kali seminggu itu, wellll anda kena check libido anda. Kemungkinan anda merokok banyak sangat, terlalu gemuk, stress hidup atau stress kerja keterlaluan, atau perjalanan darah anda sudah kurang baik atau ada perkara perkara katil yg telah menjadi terlalu routine. Kalau anda lelaki dan tidak faham ini " sex is like a heating a pizza, you must preheat the oven 20-30minutes, before putting a pizza in the oven", kemungkinan anda telah menzalimi pasangan anda. Kalau anda perempuan dan pasangan anda jenis 'cecah cecah terus celup', then anda perlu berbincang segera sebelum timbul perasaan anda seolah tidak dihargai dan seolah rasa tidak dibelai mesra. Buat segera sebelum rumahtangga anda terasa kering 'dry'.

Berbalik dgn cara mandi wajib express itu tadi, ianya menjadi express jika anda mengikut cara yg Rasullullah tunjukan. Tetapi anda perlu memahami bahawa anda hanya perlu sapu air pada anggota badan anda dan bukannya perlu 'gosok' pada setiap anggota badan anda. Isu kurang yakin ialah isu ilmu. Jika air telah lalu dan anda sapu tangan anda di anggota itu, atau anda ambil air dan sapu dianggota itu, maka anda telah pun menunaikan kewajipan membasuh anggota tersebut. Bila anda gosok dan kurang yakin, itulah yg akan mengambil masa melebihi 20 minit.

Begini cara Rasulullah buat dgn cara berstruktur:-

  1. Mula dgn mencuci kedua tangan tiga kali
  2. Kemudian basuh kemaluan depan dan belakang
  3. Ambil wudhu dgn sempurna seperti wudhu biasa (termasuk berkumur dan masuk air dlm hidung) . Anda boleh tangguh basuh kedua kaki sampai selesai mandi.
  4. Siram air 3 kali keatas kepala sambil berniat mandi wajib. Gosok rambut untuk pastikan air sampai ke kulit kepala.
  5. Siram air keseluruh badan dengan memulakan sebelah kanan kemudian kiri. Sapu bahagian dalam dua telinga, hidung, pusat, turun ke kanan peha, betis, tumit kaki, celah jari kaki, kemudian kiri peha, betis, tumit kaki, celah jari kaki.
  6. Tutup mandi wajib anda membasuh kedua kaki ie menyempurnakan wudhu tadi.
  7. Sempurna lah mandi wajib express anda.

Anda perlu practice dan target. Pada peringkat awal, cuba kurangkan masa dari 20 menjadi 15. Kemudian dari 15 menjadi 10. Bukankah setiap minit itu berharga.

Rujukan Fikih Sunnah:

Hadis dari Aisyah r.a "Bahwa Nabi saw bila mandi disebabkan janabat, mulai dengan mencuci kedua tangan, lalu menuangkan air dgn kanan ketangan kirinya dan mencuci kemaluannya, kemudian berwudhu seperti halnya ketika hendak shalat, lalu diambil air dan dimasukkan jari jari kedalam urat rambut hingga dirasanya air telah membasahi kulit, disauknya dua telapak tangan lagi dan disapukannya ke kepalanya sebanyak tiga kali kemudian dituangkan keseluruh tubuhnya " (Bukhari & Muslim).

Anda mendapat dua perkara, satu menunaikan kewajipan, kedua mengikut Sunnah.

Selamat Mencuba. Semoga anda berjaya menjimatkan 20 jam untuk 2008.

True Story

Dear All Friends,

My Name is Amarjit Singh, staying in Taman Cheras Indah, near Taman Shamelin, would like to share an incident that happened to my family yesterday at housing area itself.

On 29 January 2008 at 5.00pm my mother and two of my sons, elder Gurpuran Singh, 5 years old and second son is Gursevak Singh 1 year 6 months, was walking to the shop for buying news paper.

Meanwhile, my mother was walking passing by after five houses, suddenly a man with motorbike (thin guy) and a women (plump & fair) sitting behind him wearing all black crossing in front of my mother and asked her that “ada kerja” (any work) my mother just shaking her head saying NO, out of unexpected the motorbike man take a wood about 3 inc x 3 inc long, and forward 3 feet comes nearest my mother and trying to attack her with the big wood aiming on her head & pointing on my son & shouted by saying “Kasi!! Kasi!!” (give! give!- by meaning asking of my baby) my mother said “Jangan! Jangan!” (No, No) and trying to keep away from him, the woman just sat on the bike was waiting for the next action. And the same time my mother ran to the other side (near people hse) and screaming for help.. (Tolong!! Tolong!! (Help!! Help!!) this make him frightened and taking his motorbike ran away from the place.

My mother and I make a report at Pandan Indah Polis station at 7.30pm last night.

With the concern of our children, I m sending this email to you all is to be more careful of our children & always make sure they are with you all the time. Thanks God, my mother and sons were so lucky on that day from the horrible happen.

Please, of your concern & love to human being pass this massage around to your friends. Thank You & God Always Be There For Us.

With sincerely,

Amarjit Singh
016-279 4759

Kehebatan Surah Al-Ikhlas

"Au zubillah himinashsyaitan nirrajim...bismillahirrahmannirrahim"

Tafsirannya:
Aku berlindung dengan Allah daripada syaitan yang direjam, Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.

Bacalah ayat ini sebelum anda memulakan apa-apa saja kerja kerana dengan bacaan ini akan keluarlah iblis dan syaitan yang berada didalam tubuh kita dan juga di sekeliling kita, mereka akan berlari keluar umpama cacing kepanasan.

Sebelum anda masuk rumah, bacalah ayat di atas, kemudian bacalah surah Al-Ikhlas (iaitu
ayat: Qulhuwallahu ahad. Allahussamad. Lamyalid walam yu-lad. Walam yakul lahu kufuwan ahad.) sebanyak 3 kali.

Masuklah rumah dengan kaki kanan dan dengan membaca bismillah. Berilah salam kepada anggota rumah dan sekiranya tiada orang di rumah berilah salam kerana malaikat rumah akan menyahut. Amalkanlah bersolat kerana salam pertama (ianya wajib) yang diucapkan pada akhir solat akan membantu kita menjawab persoalan kubur.

Apabila malaikat memberi salam, seorang yang jarang bersolat akan sukar menjawab salam tersebut. Tetapi bagi mereka yang kerap bersolat, amalan daripada salam yang diucap di akhir solat akan menolongnya menjawab salam malaikat itu.

Diriwayatkan oleh Iman Bukhari sabda Nabi Muhammad s.a.w:

"Barang siapa membaca Qul huwa"llahu ahad 100,000 kali maka sesungguhnya ia telah menebus dirinya dari Allah, maka menyeru yang menyeru dari pihak Allah di langit dan di bumi. Kusaksikan bahwa sifulan itu telah menjadi pemendekaan Allah sesungguhnya ia adalah
pemerdekaan dari sisi Allah, Sesungguhnya ia adalah pemerdekaan dari neraka".

Inilah yang dinamakan membaca Qulhua"llah ahad satu hatam yaitu 100,000 kali dengan diwiridkan seberapa ribu kesanggupan kita sehari.

Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud:

Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka dia tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga.

(Demikian diterangkan dalam Tadzikaratul Qurthuby).

Rasulullah S.A.W pernah bertanya sebuah teka-teki kepada umatnya, "Siapakah antara Kamu yang dapat khatam Qur'an dalam jangkamasadua-tiga minit?"

Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab. Malah Saiyidina Ummar telah mengatakan
bahawa ianya mustahil untuk mengatam Qur'an dalam begitu cepat. Kemudiannya Saiyyidina Ali mengangkat tangannya. Saiyidina Ummar bersuara kepada Saiyidina Ali bahawa Saiyidina Ali (yang sedang kecil pada waktu itu) tidak tahu apa yang dikatakannya itu. Lantas Saiyidina
Ali membaca surah Al-Ikhlas tiga kali.

Rasulullah SAW menjawab dengan mengatakan bahawa Saiyidina Ali betul. Membaca surah Al-Ikhlas sekali ganjarannya sama dengan membaca 10 jus kitab Al-Quran. Lalu dengan
membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali qatamlah Quran kerana ianya sama dengan membaca 30 jus Al-Quran.

Berkata Ibnu Abbas r.a. bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:

Ketika saya (Rasulullah SAW) israk ke langit, maka saya telah melihat Arasy di atas 360,000 sendi dan jarak jauh antara satu sendi ke satu sendi ialah 300,000 tahun perjalanan.

Pada tiap-tiap sendi itu terdapat padang sahara sebanyak 12,000 dan luasnya setiap satu padang sahara itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang sahara itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surah Al-Ikhlas.

Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka: Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik ianya lelaki mahupun perempuan.

Sabda Rasulullah SAW lagi:

Demi Allah yang jiwaku ditanganNya, sesungguhnya Qul Huwallahu Ahadu itu tertulis di sayap malaikat Jibrail a.s, Allahhus Somad itu tertulis di sayap malaikat Mikail a.s, Lamyalid walam yuulad tertulis pada sayap malaikat Izrail a.s, Walam yakullahu kufuwan ahadu tertulis
pada sayap malaikat Israfil a.s.

Siapa membaca surah Fatihah, al-ikhlas, al-falaq, dan an-annas setiap satu sebanyak 7 kali selepas solat jumaat, nescaya terpelihara dari perkara keji dan segala bala hinggalah ke jumaat yang berikutnya.

Jika dibaca 3 surah ini al-ikhlas, al-falaq and an-nass pagi dan petang nescaya tidak mengalami apa-apa kesusahan.

Nota:
Jika sekiranya kawan-kawan ingin mengumpul saham akhirat, sampaikanlah ilmu ini kepada kawan2 yang lain. Sepertimana sabda Rasulullah SAW 'Sampaikanlah pesananku walaupun satu ayat'. Sesungguhnya apabila matinya seseorang anak Adam itu, hanya 3 perkara yang akan dibawanya bersama :

1) Sedekah/amal jariahnya
2) Doa anak-anaknya yang soleh
3) Ilmu yang bermanfaat yang disampaikannya kepada orang lain.

Kelayakan Dalam Kepimpinan

Sabda Nabi s.a.w. maksudnya:
"Wahai Abu Zar, Sesungguhnya engkau ini lemah, sedangkan jawatan itu adalah amanah. Ianya pada hari akhirat nanti adalah kerugian dan penyesalan, kecuali sesiapa yang mengambilnya dengan kelayakan dan menunaikan apa yang menjadi tuntutannya." *1

Dalam riwayat al-Imam Muslim yang lain :! Daripada Abu Zar, bahawa Rasulullah S.A.W bersabda: "Wahai Abu Zar, sesungguhnya aku melihat engkau seorang yang lemah, sesungguhnya aku suka untuk engkau apa aku suka untuk diriku. Maka jangan engkau menjadi ketua ke atas dua orang dan jangan engkau uruskan harta anak yatim."
---------------------------------------
Huraian :

Dalam hadith ini Rasulullah s.a.w. tidak memberikan jawatan sekalipun kepada Abu Zar, seorang sahabat yang sangat dikasihi baginda, apabila dilihat ciri-ciri kelayak tidak wujud sepenuh. Abu Zar adalah seorang sahabi yang soleh lagi warak dan zuhud. Namun begitu, amanah jawatan dan politik berhajat ciri-ciri yang yang lebih dari itu, yang bukan semua individu memilikinya. Justeru itu tidak semua sahabah layak mengendalikan urusan siyasah atau politik seperti al-Khulafa ar-Rasyidun. Demikian juga bukan semua mereka kuat agama boleh mengendalikan urusan poli! tik.

Juga hadith ini menonjolkan sikap yang terpuji Abu Zar r.a. yang meriwayatkan ucapan Nabi s.a.w, sekalipun inti kandungannya menyatakan kelemahan dirinya dalam kepimpinan. Ini amanah ilmu dan kejujuran para sahabah yang menyampaikan ajaran Rasulullah s.a.w kepada umat.

Berpandukan al-Quran dan as-Sunnah, maka para ulama ahli sunnah yang silam seperti Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah (meninggal 728H) telah membahaskan persoalan ini. Dengan itu umat Islam tidak sepatutnya hilang garisan dalam perlantikan dan pemberian kuasa terutamanya dalam hal politik.

Hadith ini juga menjelaskan besarnya tanggungjawab kepimpinan dan pengurusan di dalam Islam dan bukan sebarangan individu yang benar-benar mampu memikulnya.

Justeru itu memberikannya kepada seseorang yang tidak memiliki keahlian atau kelayakan adalah punca kerosakan masyarakat dan umat. Kerosakan sistem masyarakat menatijahkan kerosakan individu keseluruhannya. Nabi s.a.w. sering memberi amaran tentang kemusnahan hidup apabila amanah dikhianati.

Sabda Nabi s.a.w. Maksudnya:

"Daripada Abu Hurairah dia berkata: “Ketika Nabi s.a.w. di dalam suatu majlis berbicara dengan orang ramai maka datang seorang `arab badawi lalu bertanya: "Bilakah hari kiamat?". Rasulullah s.a.w. meneruskan ucapannya. Ada yang berkata "Baginda dengar (apa yang ditanya) tetapi baginda tidak suka apa yang ditanya". Sementara yang lain pula berkata "Bahkan baginda tidak mendengar". Apabila telah selesai ucapannya, bagida bertanya: "Manakah orang yang menyoal". Jawab (badawi tersebut): "Saya di sini wahai Rasulullah". Baginda bersabda: "Apabila dihilangkan amanah maka tunggulah kiamat". Tanya badawi tersebut: "Bagaimanakah menghilangkan amanah itu". Sabda baginda: "Apabila diserahkan urusan kepada bukan ahlinya maka tunggulah kiamat". *2

Firman Allah (maksudnya) :"Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan apabila kamu berhukum di kalangan manusia hendaklah kamu berhukum dengana `adil." *3

Kata al-Imam al-Qurtubi : "Ayat ini adalah pusat segala hukum-hakam yang mengandungi seluruh isi agama dan syara'." Katanya juga: "Yang sebenarnya ayat ini adalah umum untuk semua manusia, ianya menyentuh para pemerintah mengenai amanah yang mereka tanggung dalam membahagikan harta-harta, menolak segala kezaliman dan adil dalam pemerintahan. Demikian juga, ayat ini juga menyentuh golongan yang selain mereka.." *4

Itulah titah perintah Allah, agar posisi penting di dalam kepimpinan umat hanya diberikan kepada yang benar-benar layak menyendalikannya sehingga tidak berlakunya kepincangan, kecacatan dan kezaliman. Persoalan amanah merangkumi setiap aspek hidup, terutamanya persoalan kenegaraan. Termasuk dalam rangkaian amanah persoalan pentadbiran rumahtangga, pejabat, kampung, sekolah dan seumpamanya. Namun huraian para ulama banyak tertumpu kepada persoalan sistem politik dan negara kerana natijah kerosakan adalah besar jika amanah mengenainya diabaikan. Sekiranya pemimpin yang dipilih berkelayakan maka sejahteralah seluruh rangkaian di bawahnya. Sekiranya cacat maka cacatlah seluruh rangkaian dibawahnya.

Di atas nama amanah maka seseorang dituntut membuat pemilihan dan perlantikan yang tepat dengan tuntutan jawatan yang ada. Sekiranya tidak, maka dia dianggap pengkhianat. Apakah ciri-ciri yang jika seseorang melandasinya maka dia tidak dianggap khianat dalam perlantikan?
Ciri-ciri pemimpin yang perlu di pilih:

Secara umumnya pemilihan yang bertanggungjawab berteraskan dua ciri asas yang mesti ada pada tokoh yang bakal dipilih iaitu ciri al-Quwwah dan al-Amanah.

Allah menyebut di dalam al-Quran menceritakan kisah Musa a.s.:

(maksudnya) "Sesungguhnya sebaik-baik orang yang hendak engkau ambil bekerja ialah yang kuat (berkemampuan) dan amanah (dipercayai)." *5

Maka tugasan yang diberikan kepada seseorang wajar dilihat pada dua ciri utama yang disebut di dalam nas di atas. Ini seperti yang dihuraikan oleh Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah di dalam as-Siyasah asy-Syar`iyyah fi Islah ar-Ra`i wa ar-Ra`iyyah iaitu:

Pertama: Al-Quwwah iaitu kekuatan, kemampuan dan kemahiran menjalankan tugas.

Ciri-ciri al-Quwwah atau kemampuan merujuk bidang tugas yang diberikan. Contohnya, jika jawatan berkenaan berkaitan ekonomi konsep al-Quwwah merujuk kepada kemahirannya dalam pengurusan ekonomi. Bagi bidang kehakiman maka al-Quwwah merujuk kepada pengetahuan dalam persoalan hukum-hakam. Dalam bidang ketenteraan merujuk kepada persoalan kepakaran medan perang, semangat juang dan keberanian.

Kedua: Al-Amanah iaitu bersikap amanah atau bertanggungjawab.
Ini merujuk kepada tiga perkara utama iaitu: Takutkan Allah, Tidak menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang murah untuk mendapat habuan dunia dan tidak takutkan manusia.

Kata Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah: "Hendak dipastikan orang yang terbaik bagi setiap jawatan, kerana sesungguhnya kepimpinan itu mempunyai dua rukun iaitu al-Quwwah dan al-Amanah.
Ini seperti yang Allah firmankan: (maksudnya) "Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja ialah yang kuat lagi amanah."

Kata Raja Mesir kepada Yusuf a.s. : (maksudnya) "Sesungguhnya kamu hari ini menjadi orang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai" *6

Firman Allah dalam menyifatkan Jibril:

(maksudnya) "Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril). Yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi (Allah) yang mempunyai `arsy. Yang ditaati (di alam malaikat) lagi dipercayai) *7

Kata Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah lagi: "Al-Quwwah dinilai pada setiap kepimpinan berdasarkan keadaannya. al-Quwwah dalam mengetuai peperangan merujuk kepada keberanian hati, pengalaman dalam peperangan, tipu daya peperangan kerana peperangan itu adalah tipu daya dan kemampuan dalam berbagai jenis peperangan. ...
al-Quwwah dalam kehakiman manusia merujuk kepada ilmu mengenai keadilan seperti yang ditunjukkan oleh al-Quran dan as-Sunnah dan kepada kemampuan melaksanakan hukum. Dan amanah pula merujuk kepada perasaan takutkan Allah, tidak menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang murah dan tidak takutkan manusia.

Inilah tiga ciri yang ditetapkan Allah bagi setiap yang memerintah manusia, firman Allah: (maksudnya):

"Kerana itu janganlah kamu takutkan manusia (tetapi) takutlah Aku, jangan kamu membeli ayat-ayatKu dengan harga yang sedikit. Barang siap yang tidak menghukum dengan apa yang diturunkan Allah maka mereka itulah orang-orang kafir) [Surah al-Maidah: ayat 44] *8
Oleh itu sesiapa yang melantik atau memilih seseorang bagi mengendalikan sesuatu urusan yang berkait dengan umat tanpa diteliti persoalan al-Quwwah dan al-Amanah atau persoalan kemampuan dan amanah bererti telah menyerahkan urusan bukan kepada ahlinya. Perbuatan itu mengundang kemurkaan Allah.

Timbangan yang telah digariskan oleh al-Quran dan dihuraikan as-Sunnah serta dibahaskan oleh sarjana-sarjana atau para ulama Islam yang seperti Ibn Taimiyyah, dapat dimanfaatkan oleh setiap individu dalam mengatur urusan pentadbiran dan kehidupan dalam semua aspek. Di mana pun posisi seseorang, sama ada pemimpin negara di peringkat negara atau negeri atau apa sahaja, maka setiap tugasan yang bakal diserahkan kepadanya berpandukan konsep al-Quwwah iaitu kemampuan untuk melaksanakan dan al-Amanah iaitu perasaan
takutkan Allah dari melakukan pengkhianatan atau kecuaian. Sekiranya dua perkara ini dipastikan, maka sudah tentu tanggungjawab kepimpinan tidak akan dicemari, kekusutan masyarakat tidak akan timbul.

Kadangkala kita mungkin bertembung dengan satu masalah iaitu ketandusan tokoh untuk sesuatu jawatan melainkan dua orang atau jenis kelompok sahaja, seorang atau satunya daripadanya memiliki al-Quwwah atau kekuatan dan kemampuan tetapi kurang amanah, sementara seorang lagi satu kelopok lagi memiliki ciri amanah iaitu solih dan bertanggungjawab tetapi lemah atau tidak berkemampuan, siapakah yang patut dipilih?

Dalam hal ini maka para `ulama al-siyasah al-syar`iyyah menyatakan pemilihan dalam keadaan sebegini hendaklah dilihat kepada jenis atau keadaan jawatan yang hendak diserahkan, kemudian menilai siapakah yang paling boleh memberi manfaat dan paling kurang mudharatnya apabila menduduki jawatan tersebut. Sekiranya jawatan berkenaan berteraskan kepada kekuatan seperti medan peperangan maka hendaklah didahulukan yang memiliki kekuatan dan keberanian walaupun kurang solih ataupun tidak baik peribadinya. Sekiranya jawatan berhajat kepada amanah yang lebih seperti mengendalikan kewangan maka hendaklah didahulukan yang amanah walaupun ada kelemahan dalam pengurusannya.

Di atas sebab ini maka Rasulullah s.a.w. memilih Khalid bin al-Walid r.a. mengepalai tentera Islam dan menggelarnya sebagai pedang Allah walaupun ada para sahabah yang lebih besar kedudukannya di sisi Nabi s.a.w. Ini kerana kemampuan yang dimiliki Khalid tidak dimiliki oleh mereka. Sekalipun Rasulullah s.a.w. pernah menegur beberapa tindakan Khalid yang tidak disetujui oleh baginda.


Kata Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah: [i]"Apabila dua orang lelaki, salah seorangnya lebih amanah dan seorang lagi lebih kuat (mampu) maka hendaklah didahulukan yang lebih bermanfaat untuk jawatan berkenaaan dan paling kurang mudharatnya bagi jawatan tersebut. Maka dalam mengepalai peperangan, lelaki yang kuat dan berani walaupun padanya ada kejahatan diutamakan dari lelaki yang lemah dan tidak berkemampuan walaupun dia seorang yang amanah.

Ini seperti yang ditanya kepada al-Imam Ahmad: Mengenai dua lelaki yang menjadi ketua di dalam peperangan, salah seorangnya kuat tetapi jahat dan seorang lagi solih tetapi lemah, siapakah yang layak berperang? Jawab al-Imam Ahmad: "Yang kuat dan jahat, kekuatan untuk kepentingan orang Islam, kejahatannya untuk dirinya sendiri adapun yang solih tetapi lemah maka kesolihannya untuk dirinya tetapi kelemahannya merugikan orang Islam" *9

Maka dalam perlaksanaan pembahagian tugas atau perlantikan jawatan, hendaklah dipastikan perkara berikut:

Pertama: Melantik individu atau tokoh yang memenuhi ciri al-Quwwah dan al-Amanah,

Kedua: Sekiranya berlaku kekurangan tokoh yang berlayakan melainkan setiap orang memiliki kecacatannya yang tersendiri, maka hendak dibandingkan kelemahan yang ada dengan tugas yang bakal dipikul. Ini dilihat siapakah yang paling bermanfaat dan paling kurang mudarat untuk tugasan tersebut.

Oleh itu usaha untuk mewujudkan kelompok manusia yang memiliki dengan sempurna
kedua-dua ciri ini adalah tanggungjawab besar umat agar terpeliharanya kita daripada golongan yang khianat dan merosakkan masyarakat. Perlu disedari, apa ertinya jika generasi pakar teknologi atau ilmu-ilmu lain yang tanpa amanah atau dalam kata lain perasaan takutkan Allah yang akan menyebabkan mereka menggunakan kepintaran dan kecekapan untuk merosakkan tanggungjawab, melanggar hukum-hakam Allah sekaligus merosakkan umat. Pun begitu kita juga tidak mahu menyerahkan tugasan kepimpinan umat kepada suatu kelompok manusia yang baik, salih atau pandai agama tetapi jahil tentang selok belok pentadbiran dan perlaksanaannya sehingga mudah ditipu oleh golongan musuh dan pengkhianat yang menyebabkan kelemahan dan kelembapan perjalanan urusan umat.

Maka menjadi tanggungjawab umat mencari pemimpin yang solih lagi takutkan Allah dengan melaksanakan seluruh arahan dan meninggalkan seluruh tegahanNya di samping pakar dan cekap dalam mengendalikan pentakbiran dan urusan.